9 Tips Mudah Merawat Buku, Ada Bumbu Dapur!

    Hai! Untuk post kali ini aku nggak bikin review, nih, tapi ada tips buat kalian yang punya banyak koleksi buku dan bingung gimana cara rawatnya supaya awet dan enak dipandang. Yuk langsung disimak!



1. Setelah beli, disampul dengan plastik bening

            Terbukti banget, dengan diberi sampul, buku kita akan jadi lebih awet, lebih rapi, tidak mudah terlipat, dan lebih bersih. Untuk jenis dan tebal plastiknya bebas, bisa disesuaikan dengan yang ada. Cara menyampulnya pun sangat mudah. Bahkan bisa tanpa staples atau selotip, loh.

2. Diberi nama

            Yang ini sebenarnya optional. Tujuan diberi nama adalah agar tidak mudah hilang, dan tahu kalau buku ini milik kita. Bisa dengan menulis nama di bagian depan dan pinggir-pinggirnya. Bisa juga dengan menempelkan stiker nama kita.

also read: Pinjam Buku Online? Bisa Banget! (Plus Mini Tips)

3. Susun dengan rapi dan kelompokkan

            Buku-buku koleksi sebaiknya tidak ditaruh sembarangan di atas meja, tapi disusun di rak buku yang sebaiknya tertutup dan kalau bisa lemari kaca agar mudah terlihat. Akan lebih rapi lagi jika kita kategorikan buku-buku tersebut berdasarkan genre, ukuran, dan warna.

Source: google

4. Rajin dibersihkan

            Buku-buku koleksi harus sering kita bersihkan. Sebenarnya tidak ada waktu tertentu, sih untuk membersihkannya. Biasanya 2 minggu sekali, atau jika sudah mulai terlihat debu-debu tipis bisa langsung dibersihkan. Cara membersihkannya pun bisa menggunakan kemoceng, atau dilap biasa dengan tisu atau lap kain.

    Source: google

also read: [June Wrap Up Book] Bacaan Bulan Juni

5. Menaruh buku secara vertikal

            Kenapa secara vertikal atau berdiri? Kan kasian kalo bukunya berdiri terus, nggak disuruh duduk(?). Okeey sebenarnya buku disusun secara vertikal agar lebih mudah diambil, juga agar tidak menempel antarhalaman yang menyebabkan buku jadi berbekas.

source: pixabay

6. Jauhkan dari hal-hal yang berbahaya

            Apaan tuh yang berbahaya? Bukan buaya atau singa kok. Tapi justru rayap yang mudah makan kertas-kertas dari buku. Hal ini bisa dicegah dengan memberi kamper. Air juga bisa dibilang ‘berbahaya’ bagi kertas karena akan basah dan mudah sobek. Cara mencegahnya adalah dengan memberi siliica gel di rak buku dan saat membaca buku agar jauhkan dari makanan dan minuman. Sedikit tips dari aku yang hobi baca dan hobi minum adalah menyiapkan minuman di dalam botol, bukan gelas, supaya bisa ditutup dan tidak tumpah.

Source: google

also read: Review Novel "The Last 2%" karya Kim Rang

7. Baca buku dengan hati-hati

            Tujuannya adalah agar buku tidak mudah sobek dan terlipat. Selain itu, biasakan menggunakan bookmark atau pembatas buku. Tujuannya agar tidak membiasakan memberi batas dengan cara melipat halamannya, supaya lebih rapi.

Source: google

Bookmark pun bermacam-macam mulai dari jenis, warna, ukuran, sampai bentuknya. Ada beberapa buku yang jika dibeli memang sudah menyediakan bookmark. Namun, ada juga yang tidak menyediakan. Nah, ini bisa disiasati dengan membuat sendiri dari bahan-bahan yang ada di rumah. Dari kertas karton atau kertas yang lebih tebal. Bisa juga kita desain sendiri dari aplikasi-aplikasi yang tersedia di internet, lalu kita print, kemudian laminating agar lebih awet. Bisa juga kalau mau lebih low budget lagi pakai kertas biasa seadanya, tapi akan lebih menarik kalau kita buat, kan yaa, biar lebih semangat baca bukunya, hihi^^

8. List Koleksi Buku

            Sama dengan nomor 2, tips ini juga optional. Tergantung juga dari jumlah buku yang kita punya. Kalau koleksi buku sudah mencapai puluhan, ada baiknya tips ini dilakukan untuk menghindari buku hilang. Pengalaman dari aku sebelumnya, aku punya koleksi buku hampir 20-an. Nah, saat aku periksa kayak ada yang kurang, tapi lupa judul bukunya. Dengan kita membuat list buku tersebut, maka kita cukup melihat dari list koleksi buku yang kita buat. Nggak perlu repot dan ribet, isi listnya cukup judul, penulis, harga buku (optional), tanggal beli, keterangan. Keterangan ini bisa ditulis bebas, seperti jika ada teman yang pinjam, kita bisa menulis namanya di sana. Membuatnya pun bisa hanya ditulis tangan atau membuat di komputer.

Source: google

also read: Review Novel "Love in Auckland' karya Indah Hanaco

9. Beri cabe merah kering

            Wah, buat apa, nih? Kok ada cabe segala. Nggak salah tempat? Nah aku juga baru tau nih temen-temen. Berdasarkan artikel dari idntimes.com cabe merah kering dapat menghambat pertumbuhan jamur pada buku dan dapat mencegah bau tidak sedap dari buku. jadi buku tidak cepat berwarna kuning. Nggak ada salahnya coba, kan?

Source: google

     Itu tadi 9 tips dari aku untuk merawat buku-buku kesayangan kalian. Semoga bisa langsung diterapkan yaa, biar tambah semangat baca dan koleksi buikunyaaa. Happy reading guys!^^


Comments

  1. Aku baru tau kalo cabe kering bisa hambat pertumbuhan jamur. Willing to try!

    ReplyDelete
  2. kadang aku bingung juga mau menata buku buku dikamar, saking cukup banyak juga koleksi bukunya.
    sepertinya butuh rak untuk menyimpan beberapa buku favorit nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai! bener banget tuhh, pilih rak yang simple tapi tetap muat banyak yaa, terima kasih sudah berkunjung^^

      Delete
  3. Aku suka buku dengan kertas kekuningan terang. Tapi kurang suka dengan bercak-bercak kuning yang seringnya muncul di buku-buku lama. Kalau bisa diatasi dengan cabe kering, aku kepengen coba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai! selamat mencobaa, terima kasih sudah berkunjung^^

      Delete

Post a comment