Pinjam Buku Online? Bisa Banget! (Plus Mini Tips)

Siapa yang mau baca buku tapi nggak ada uang buat beli? Atau yang mau baca buku di perpus tapi perpusnya jauh? susah dijangkau? Atau karena pandemi begini perpus ditutup?? Aku punya solusinya nihh, Pinjam bukunya bisa online, Gratis pula! Siapa, sih yang nggak mau? Yup! di Ipusnas. Sebagian dari kalian yang baca pasti nggak asing dong yaa sama aplikasi ini.  Aplikasi ini ditunjang oleh pemerintah sebagai salah satu upaya meningkatkan kegiatan literasi Nasional.


Honestly, aku udah pengen banget download nih aplikasi, tapi karena berhubung memori yang pas-pasan, jadinya harus sabar nunggu memori sedikit kosong dulu baru aku download. Di sini aku mau sharing sedikit-sedikit dari Ipusnas yang aku tahu yaa


First, Ipusnas ini nggak hanya bisa didownload di smartphone aja (IOS & Android) tapi bisa juga dipakai di PC, laptop, atau tablet (bukan obat yaa). Yang penting kalian download dulu aplikasinya. Kalau aku kemarin coba download di PC dengan cari terlebih dahulu di google. Sisanya kalian tinggal klik-klik aja, sih, tapi biar lebih mudah aku kasih tau caranya di bawah ini:

  • Buka aplikasinya
  • Login. bisa dengan akun email atau Facebook

  • Setelah login, kamu sudah bisa menggunakan langsung aplikasi ini
  • Kita bisa baca buku-buku yang sudah tersedia di halaman awal, baca profil tokoh-tokoh Indonesia, dan lain-lain



  • Jika tidak menemukan buku yang diinginkan di halaman awal, bisa klik icon kaca pembesar di pojok kanan atas. lalu isi judul buku atau penulis yang ingin dicari
  • Jika sudah menemukan, tinggal klik buku tersebut. maka akan muncul mulai dari cover buku, identitas buku, sampai ulasan dari yang pernah membaca buku tersebut

Cara meminjam buku
  • Jika ingin meminjam, terlebih dahulu harus lihat ketersediaan buku dari jumlah copy yang tersedia. Jika masih ada, bisa langsung klik 'pinjam'

  • Langsung konfirmasi, lalu bisa langsung didownload


  • Buku yang sudah dipinjam akan langsung muncul di halaman peminjaman
Jika buku yang ingin dipinjam tidak tersedia
  • Tahu darimana tidak tersedia? Bisa kamu lihat dari jumlah copy buku tersebut. Jika jumlahnya 0 copy, berarti buku tersebut sudah ludes dipinjam (biasanya buku-buku seperti ini adalah buku-buku terkenal atau best seller)

  • Jika tetap ingin meminjam bisa dengan antre terlebih dahulu. Gimana caranya? Gampang! Tinggal klik 'antrian', konfirmasi, dan tunggu notifikasinya

  • Namun, kita harus sering-sering cek ketersediaan buku tersebut karena bisa jadi sudah dipinjam duluan oleh orang lain
Berapa batas buku meminjam buku?
  • Untuk batas waktu bisa dengan cara klik halaman peminjaman, Kemudian pilih buku yang ingin kita lihat
  • Klik 'info'
  • Maka akan muncul berapa persen bagian yang sudah kita baca dan ada sisa waktu peminjaman

Bagaimana cara mengembalikan buku yang sudah dipinjam?
  • Pilih buku yang akan dikembalikan
  • Klik titik tiga di pojok buku, pilih 'kembalikan'

  • Selanjutnya tinggal konfirmasi saja
  • Bisa juga dengan membiarkan sampai batas waktunya habis, nanti akan hilang dengan sendirinya, tapi sebaiknya langsung dikembalikan yaa karena yang lain mau membaca juga
Cara menulis ulasan buku yang sudah dibaca
  1. Lagi-lagi ini gampang banget. Tinggal klik bukunya
  2. Klik icon komen di pojok kanan bawah
  3. Langsung tulis deh ulasan yang ingin kita buat
  4. Jika kita menulis lebih dari 5 ulasan, kita bisa naik level dari 'newbie' ke 'bookworm' loh!
Kelebihan:
  • Menghemat uang
                Karena dengan membaca buku online ini, uang yang seharusnya kita pakai untuk membeli buku atau biaya transport ke perpustakaan bisa kita simpan untuk keperluan lain. Oiya, buku ini legal yaa bukan ecek-ecek. Coba hitung berapa uang yang harus kita keluarkan untuk membeli buku-buku yang kita pinjam itu? Banyak banget, kan? Bisa sampai ratusan ribu!
  • Mudah dibawa
                Kita nggak perlu bawa buku fisik kemana-mana. takut ribet, berat, basah, atau hilang. Dengan meminjam buku di Ipusnas, kita hanya perlu membawa smartphone yang secara sadar atau tidak sadar selalu kita bawa kemana pun. jadi lebih mudah, kan?
  • Mudah dalam mencari
                Kalau di perpus kita harus cari satu per satu di rak buku. Dengan meminjam buku online, kita bisa lebih mudah mencari di kolom pencarian.
  • Hemat ruang
                Tidak perlu disimpan dalam rak secara fisik karena khawatir akan memenuhi tempat. Kita hanya perlu menyimpan buku tersebut dalam memori perangkat yang tentu tidak terlalu banyak memakan memori

Kekurangan:
  • Tampilan huruf kecil
                Karena tampilan huruf kecil, jadi mata lebih cepat lelah, perih, bahkan kadang bikin pusing. Jadi bacanya kurang maksimal
  • Tidak bisa dicoret-coret
                Ada beberapa orang yang lebih nyaman atau lebih suka jika memberi tanda pada kalimat-kalimat yang mereka suka menggunakan stabilo warna-warni. Siapa yang suka begitu?? Komen di bawah yaa
  • Kemampuan membaca sedikit berkurang
               Entah ini dirasakan aku aja atau yang lain juga begitu. Kalau dibandingkan dengan membaca buku offline,membaca buku offline membutuhkan waktu sedikit lebih lama. Biasanya aku butuh waktu 1 hari untuk membaca buku sekitar 200 halaman, tapi kali ini butuh 2 sampai 3 hari. Mungkin karena faktor mata kali ya? Apalagi untuk aku yang mata minus harus lebih sering istirahat supaya minusnya nggak nambah.
  • Bagi kalangan pecinta buku, hal ini menjadi kekurangan karena tidak ada 'sensasi' membaca buku iut sendiri. Tidak bisa menghirup aroma buku yang biasanya kita cium saat membaca buku. Iyaa, kan? Hayooo ngakuu...

  • Mata cepat lelah
                        Jika menatap layar dalam waktu lama dan dengan jarak yang dekat tentu akan berpengaruh terhadap kesehatan mata kita. Salah satu tips untuk mengurangi mata lelah adalah dengan memakai teknik 20 20 20. Teknik apa itu? Ini adalah salah satu teknik yang dipakai dengan cara 20 menit menatap layar smartphone atau laptop yang kita gunakan untuk membaca. Lalu menatap barang atau benda-benda yang jaraknya sekitar 4 sampai 6 meter selama 20 detik. Teknik ini diterapkan terus untuk supaya mata tidak rusak dan tidak cepat lelah. Jika mata perih atau terasa kering saat terlalu lama menatap layar gadget, boleh sesekali menggunakan obat tetes mata. Ingat! Tidak terlalu sering yaa

Second, ini adalah buku-buku yang kupinjam. Buku-buku apa yang sudah kamu baca di Ipusnas ini? Yuk komen di bawah! Oiya pinjam buku ini ada batasnya yaa. Nanti akan diberitahu kok, tapi, lebih baik selesaikan bacaan dulu, sih. Biar nggak numpuk!




                Third, kita nggak cuma bisa meminjam dan baca buku aja, loh. Di Ipusnas ini, kita juga bisa memperluas pertemanan kita, dengan cara saling follow sesama pengguna. Selain itu kita bisa melihat daftar buku-buku yang sudah mereka baca dan buku-buku yang masih di antrean mereka.

            Sebenarnya masih banyak lagi manfaat dari Ipusnas. Dengan adanya aplikasi ini membuat kegiatan membaca jadi lebih mudah, bisa mengisi waktu luang, dan lain-lain seperti yang sudah kusebutkan di atas yaa. Oiya buat kalian yang sudah memakai aplikasi ini, bisa sharing pengalaman kalian di kolom komentar di bawah yaa bisa juga untuk komen nama akun kalian supaya bisa saling berteman di sanaa. Thank you! Happy reading guys!


You may also read: 
            June Wrap Up Book


Comments

  1. Wah, aplikasi penolongku banget, aku udah beberapa kali baca buku via iPusnas dan kadang suka nggak nyangka, ada buku-buku hits terdapat di iPusnas.
    Aku bahkan baru tahu cara menaikan level dari newbie ke bookworm hahaha. Terima kasih infonya ya!

    Perkara mata cepat lelah, aku pun merasakannya. Mungkin bisa diakali dengan mengganti mode layar di hp kita menjsdi "reading mode" atau "eye care" mode jadi warna layar akan lebih redup dan kuning sehingga nggak cepat lelah matanya. Kalau tulisan kecil, sayangnya nggak bisa diubah 😂
    Semoga kedepannya appnya bisa mengalami kemajuan lebih baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haii, iyaa ada syarat-syaratnya buat naik level, nanti setelah 'bookworm' bisa naik level lagi ke 'sosializer' loh
      Iyanihh, namanya resiko mata minus, harus sering-sering istirahat wkwk. aamiin semoga Ipusnas makin banyak lagi yang download makin bagus jugaa fitur-fiturnyaaa

      Delete
    2. Baru tahu bisa level up gitu 😂
      Terima kasih infonya ya!

      Delete
  2. Yap Ipusnas emang penyelamat banget kalo pengen baca buku tapi harus mode hemat. Bukunya juga uptodate banget lah seenggaknya sampe 1 tahun sebelum ini. Cuma harus antri itu yang bikin kesel hahaha apalagi buku-buku baru. Aku udah antri lama banget tiba2 bukunya unavailable lagi dan gak dapet notifikasi ke smartphone kecuali buka aplikasinya...

    menurutku daftar pustakanya harus lebih dibagusin deh, suka bingung kalo pengen cari2 aja tanpa ada buku yang dicari, masuk sesuai genre malah makin bingung.

    Tapi, aku setuju sih ini harus banget punya bagi para pecinta buku

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyahh kan, terimakasih sama peemerintah yang udah bantu para kutubuku iniii wkwkw. semoga ke depannya makin bagus, jadi tingkat literasi Indonesia bisa makin ningkat jugaa, buku-bukunya juga makin ditambah^^ terima kasih sudah berkunjungg

      Delete
  3. Aku juga suka baca buku dan novel di iPusnas. Tapi akhir-akhir ini lebih sering baca buku non fiksi di iJakarta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai! waah, gimana tuh pengalaman baca di Ijakarta? aku jadi pengen coba, terima kasih yaa sudah berkunjung^^

      Delete
  4. Haloo, salam kenal ya.
    Udah sering denger sih soal Ipusnas dr temen2, katanya disini cukup recomend utk pinjam buku. Selama ini aku sering belinya ebook di playstore.
    Sepertinya aku akan coba Ipusnas ini. Recomend buat para pecinta buku ya :) solusi juga buat yg gak punya rak buku di rumah and ingin berhemat :)

    ReplyDelete

Post a comment